If we believe in something and we just keep on trying
We will survive We will survive
If we believe in something and we just keep on trying
We will survive We will survive
This is what I named a beautiful life
Where we visualize the dreams we had
There’s no wrong or right when it come from the heart
be thankful to God for what we’ve shared
Let’s go back to one night it was
on Wednesday as I remembered it was 15th of May
I sang Badu and some Maxwell too
We played a repertoire that others don’t do
Thought we got no money and still doing it for free
For the sake of Music And Live Instrument Quality
Didn’t think the would love it or even understand it
But they actually sang and danced long as we kicked it
This is what I named a beautiful life
Where we visualize the dreams we had
There’s no wrong or right when it come from the heart
be thankful to God for what we’ve shared
From bar to bar or a café Every Friday or sometime on weekdays
I sing like a bird at night until 2
Never get tired for this is something true
It’s been our intention to shared our experiences
For you and I to find our path to self realization
Now I’m grateful for all the struggles
Cause through it all we become strong fighters
This is what I named a beautiful life
Where we visualize the dreams we had
There’s no wrong or right when it come from the heart
be thankful to God for what we’ve shared
It’s a beautiful life Act from the heart when you play your part
It’s a beautiful life When you survive and everything is alright
It’s a new beginning of a beautiful life
It’s a beautiful life When you survive and everything is alright
and it's alright
Rissa Indrasty
- RissaIndrasty
- Jakarta , Jakarta Selatan, Indonesia
- seafairy | journalist | artist | musician | artworker | traveller
Home / All post
Maliq & D essentials - Terdiam
Mataku terus tertuju padamu
Saat kulihat dirimu tersenyum
Ingin aku menyapa
Namun ku terdiam tak kulakukan
Mungkinkah kau pun juga begitu
ku tahu kau masih malu
Sungguh ingin ku sapa
Namun kuterdiam tak kulakukan
Apakah kau rasakan ?
Getaranku kepada dirimu
Ku hanya duduk terdiam
Menuggu untuk tahu namamu
Mataku terus tertuju padamu
Inginku sapa dirimu
Namun ku masih malu tuk hampiri dirimu
Maliq & d essentials - Untitled
Liric
ketika, kurasakan sudah
ada ruang di hatiku yang kau sentuh
dan ketika, ku sadari sudah
tak selalu indah cinta yang ada
ada ruang di hatiku yang kau sentuh
dan ketika, ku sadari sudah
tak selalu indah cinta yang ada
mungkin memang, ku yang harus mengerti
bila ku bukan yang ingin kau miliki
salahkah ku bila
kau lah yang ada di hatiku
adakah ku singgah di hatimu, mungkinkah kau rindukan adaku
adakah ku sedikit di hatimu
bila kah ku mengganggu harimu, mungkinkah kau inginkan adaku
akankah ku sedikit di hatimu
bila memang, ku yang harus mengerti
mengapa cintamu tak dapat ku miliki
salahkah ku bila
kau lah yang ada di hatiku
kau yang ada, di hatiku
bila cinta kita tak kan tercipta
ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
adakah diriku, oh singgah di hatimu
dan bilakah kau tau, kaulah yang ada, di hatiku
kau yang ada, di hatiku
adakah ku, di hatimu
adakah ku, di hatimu
Sedikit Cerita dari BBM
01/08/2014
Tiba-tiba aku
mendapatkn request seseorang untung bergabung di bbm,
Ku baca nama orang
tersebut ..
Namanya IR *anggap
saja namanya IR, nama tidak di sebutkan ..
Aku langsung berfikir, kayak nya serng banget deh dengar
nama ini ..
Tapi siapa ya ? karena penasaran aku accept saja request
dari dia .. kalau tidak kenal paling langsung delcont.. ngapain juga kan punya
teman di bbm tapi ga kenal dan ga pernah ngobrol.. penuh2i kontak yang ada ..
Setelah dia resmi menjadi teman kontak ku, aku pun mulai
stalker si IR ..
Tp sayang seali tidak ada fotnya di DP ..
Baiklah, aku tanyakan saja pada nya langsung ..
Aku pun mulai nge-chatt si IR ..
Aku : “maaf ini siapa ya ? kenal ?”
IR : “Yah kenal lah ris, aku kan teman sd kau dulu.. masa
lupa , aku aja masih ingat ..”
Aku : *mikir keras*
Aku : “iya kan nama IR banyak bro. . kau ada yang tai lalat
di bawah bibir itu ya ?”
IR : “bukan itu ris, aku yang ada tai lalat di dahi”
Aku : *ngakak, oh iya, yang tai lalat di bawah bibir itu kan
si ragil.. hahaaaaa. Kembali mikir keras
Aku: “aku lupa kalau ga liat wajah nya . sorry nih , kau itu
yang dulu rada kecewe – cewean itu bukan ?” *ngetik sambil ngakak, bodo ah kalo
salah orang lagi..*
IR : *mengirim foto, ZIINGGG !*
IR : “MAK ris ! masih
ingat aja kau riss. Sorry lah sekarang engga lagi ..”
Aku : *kali ini beneran ngakak !*
IR : “kan dulu beda denga sekarang,haha”
Aku : “Aku ingat nya gitu men !!! aduh pengen ngakak aja aku
ngebayangin ko dulu lenjeh.hahahahahah apa kabar ko ?”
IR : “hahha, aku masih ingat kali riss dulu sering di suruh
suruh sama geng ko waktu sd. Bodoh nya waktu itu aku mau mau aja.. ”
Aku : *okeeey, yang bagian itu sebenar nya aku lupa lupa
ingat, tapi mumpung di ingatin ngakak lagi deh .. wahahahhaha
*oke sekian dulu ceriainnya, kapan kapan di sambung lagi ..
mau istirahat dulu di karena tadi ngampus jadwalnya siang.. panas panasan deh
di siang bolong, walhasil sakiit .. bye ..
>>>pembaca kecewa ..
Menggambar itu sebenarnya. . .
21/06/2014
Tiba-tiba teman saya bertanya untuk kedua kali nya :
“duh gimana nih ris, aku kepikiran terus.ngegambar itu dosa”
Dan ketika melihat display picture nya :
“bla.bla.bla. para penggambar akan masuk neraka yang paling bawah.
Hadist: blabla”
Lalu aku berulang lagi pada jawaban yang sudah pernah di
ulang.
“ah elah,sesuai kepercayaan mu aja kalik.itu tuh gak boleh
menggambar karena takut gambar itu di sembah, makanya kan nabi Muhammad tuh gak
boleh di gambar, karena takut di sembah.Yah kita kan niatnya menggambar bukan
untuk di sembah, tapi untuk berkarya. kalau kau mau masuk surga yah
banyak-banyak ibadah aja kalik, gausah mempermasalahkan hal kaya gini.”
Lantas bagaimana dengan memotret ? memotretkan juga membuat
gambar.Beda nya kalau menggambar di buat dengan menggores dan tenaga kalau
memotret CLICK! Langgsung jadi.. aku yakin hampir semua orang pasti pernah
memotret,tidak perlu di tanyakan lagi.
Yah, menurut saya kalau sudah membicarakan agama emang sudah
beda lagi ceritanya ..
Agak sensitive,
Tapi saya dari dulu memahami sesuatu dengan kepercayaan
saya,
Jika saya percaya hal itu membuat dosa, saya akan berusaha
untuk tidak melakukannya.Tapi jika saya percaya hal itu tidak membuat dosa maka
tidak masalah melakukannya. Kita semua cerdas bukan ? kita tahu mana yang benar
dan mana yang salah.
Dalam hal menggammbar, saya berpikir ..
Menggambar = saya
tidak menyakiti orang lain, saya tidak menganiaya orang lain, tidak musyrik ,
saya menggambar karena hoby ,bukan niat terseluubung.
Nah , pikir saja di mana letak dosanya? Jadi saya meyakini
bahwa menggambar bukanlah hal yang di sebut dosa selama niat nya bukanlah
buruk.
Agama selalu mengajarkan yang benar. Ada larangannya karena
memang ada penyebab dari larangan itu sendiri. Yah memang, dahulu menggambar
sangat berbahaya karena dahulu banyak orang yang menyembah gambar dan men-Tuhan
kan gambar tersebut, mungkin itulah penyebabnya.Orang-orang dahulu melakukan
hal tersebut mungkin karena pemahaman akan sesuatu masih kurang, terutama soal
agama. Tapi sekarang, aku yakin semua orang sudah cerdas dan berpikir secara
rasional.Mana mungkin melihat suatu karya yang baru di buat langsung di sembah
begitu saja kan ?
Dan dahulu juga banyak sekali mitos-mitos yang beredar,
contohnya saja waktu saya SMP ..
Sewaktu saya SMP, saya makan snack sambil duduk di depan
pintu kelas yang terbuka. Lalu guru saya yang lewat langsung mengatakan..
Bu guru : “Hey , jangan makan di depan pintu. Nanti suami
nya banyak..”
Aku : “HAH ?” *tetap gak mau beranjak dari PW*Posisi Wenak*
ini*
Di situ aku langsung berfikir, konyol banget ! bagaimana
takdir saya bisa di tentukan hanya karena saya duduk di depan pintu kelas.
Aneh..ngarang banget sumpah! Mungkin maksut ibu itu ngelarang makan di depan
pintu karena menghalangi orang yang akan masuk atau keluar kelas.
Lalu waktu smp, saya sedang makan ayam penyet di kelas.dan
tiba-tiba teman saya datang membawa makanan dan duduk terpisah beberapa meja
dari saya.Saya yang sedang makan jomblo*sendirian* itu pun langsung pindah
membawa makanan saya ke tempat teman saya untuk makan bersama-sama.Dan
tiba-tiba teman saya mengatakan ..
Teman : “Hey , makan gak boleh pindah-pindah nanti suami nya
banyak.”
HAH ? What ? OMG HELLLOOOOW !!
Aku : “Yasudah biar saja suami ku banyak, bagus kan? Jadi
aku bisa kaya mendadak minta uang dari suami-suami aku”
Teman : *ketawa*
Aku : “Sorry, aku gak pernah percaya dengan yang kaya
begitu-begituan”
Nah , hal yang lebih parah lagi yang masih saja terjadi
sampai sekarang adalah …
Ketika saya mendapatkan sms , dan parahnya lagi tidak hanya di
sms, tapi di broadcast ! DI BROADCAST !!! bayangkan saja , di SMARTPHONE di
HAPE PINTAR itu ada hal-hal ---- *tepok
jidat*
“bla.bla.bla.. sebarkan pesan ini ke semua orang, kalau kamu
mencintai agamamu dan jika kamu tidak mau masuk neraka yang paling bawah”
JEDDARR!!! *suara
petir*
Waktu itu saya yang langsung membalas broadcast itu,
Aku : “ah elah bro, lu kalau mau masuk surga yah banyakin
ibadah kalik.bukan nyebarin broadcast”
Teman : “HEHE, iya rissa. Maaf Cuma iseng kok”
*tepok jidat, TEPOK JIDAT!*
*tiba-tiba selera nulis ku hilang setelah membahas broadcast
ini ..
Oke, jadi intinya adalah jika memang ingin masuk surga yah
perbanyaklah ibadah dan berbuat baik. Dan untuk teman-teman yang menggambar, terus
lah berkarya dan berkarya lah dalam kebaikan.Karena melakukan sesuatu yang baik
tidak mungkin masuk neraka yang paling bawah.Kita cerdas, sudah bisa menentukan
yang baik dan yang buruk kan ? sudah dong ! :D
Topeng (semua orang mempunyai kepribadian ganda)
17/06/2014
Topeng ..
Aku ingat saat belajar psikologi komunikasi ..
Ibu dosen mengatakan ,
“Saya di sini mengajar kalian, cara berkomunikasi nya
seperti ini.Tapi, jika saya sedang berbicara dengan para dosen cara
berkomunikasi nya lain lagi.Karena saya kan menyesuaikan.”
Ya, semua orang mempunyai kepribadian ganda ..
Semua orang mempunyai topeng di tiap lingkungan yang
berbeda,
Ketika saya mengobrol dengan lingkungan yang isinya
sahabat-sahabat saya yang pertama,
“ saya menjadi diri saya sendiri, berbicara sesuka hati,
tertawa hangat, berbicara tentang orang yang saya suka, dan beberapa hal ada
yang saya sembunyikan sendiri”
Ketika saya mengobrol dengan lingkungan yang isinya
sahabat-sahabat saya kedua,
“saya menjadi diri saya sendiri, berbicara dengan ada
batasan , tertawa hangat, berbicara tentang orang yang saya suka, dan hampir
semua hal saya terbuka dan ada pula yang saya sembunyikan sendiri”
Dari perbandingan diatas saya mendapat bahwa saya bisa
menjadi diri saya sendiri ketika saya berada di lingkungan benar-benar
sahabat-sahabat saya, ketika saya berada di zona yang paling nyaman di
kehidupan.
Lalu, perbedaannya di sahabat pertama saya bisa berbicara
sesuka hati dan pada sahabat kedua saya berbicara dengan batasan.. Yah, itu
karena perbedaan kebudayaan.Kadang , yang menurut kita adalah candaan biasa
tapi menurut kebudayaan tertentu itu merupakan singgungan dan tidak baik.Yang
biasanya saya selalu to the point tapi di kebudayaan tertentu saya memerlukan
basa basi bertele-tele yang sebenarnya saya tidak menguasai basa basi.Kadang
saya bingung, jika ingin bertanya saya harus mencari kalimat-kalimat basa-basi
terlebih dahulu sehingga saya tidak jadi bertanya.kadang orang terlalu
etnosentrisme, padahal setiap orang berbeda, tiada yang lebih baik.
Saya juga terkadang cuek, sampai saya di kritik cuek oleh
teman saya, dianggap jutek dan tidak senang terhadapnya.Padahal saya selama ini
hanya diam saja, bagaimana muncul kesimpulan saya tidak senang terhadapnya? Karena
jujur saja, memang tidak ada pertanyaan
basa-basi yang muncul di kepala saya ketika melihat dia.Saya bertanya kepada
nya karena memang saya benar-benar ingin tahu, bukan karena pura-pura ingin
tahu. Yah, ini akibat etnosentrisme juga menurut saya, karena dia pernah
mengatakan menurutnya dia menganggap orang itu baik jika dia memiliki awal
basa-basi yang baik saat awal perkenalan. Tapi terkadang saya bisa saja
bertanya karena pura-pura ingin tahu, karena saya sudah tahu pertanyaan yang
menurut orang tersebut adalah topic yang paling asyik, sehingga hanya dengan
satu pertanyaan tersebut , seseorang tersebut bisa berbicara panjang lebar,
mengalir apa adanya.Hingga suasana tidak garing krik-krik seperti sebelumnya.
Pada lingkungan yang lain pula, lingkungan lain pertama,
“saya bisa saja banyakan diam,kadang ngomong, tapi saya
merasa nyaman di lingkungan itu, sehingga saya cukup nyaman mengikuti lingkungan itu.”
Pada lingkungan yang lain pula, lingkungan lain kedua,
“saya bisa saja banyakan diam,kadang ngomong, tapi saya
tidak nyaman sama sekali dengan lingkungan itu, sehingga saya ingin segera
cepat-cepat pergi dari lingungan itu, dan tidak akan pernah berhubungan dengan
lingkungan itu lagi ”
Dari kedua lingkungan di atas, saya sama-sama banyakan diam
karena saya memang tiada pertanyaan yang muncul, kadang muncul tapi males
bertanya, dan juga tidak ada pernyataan yang muncul.
Perbedaan nyaman atau tidak nyaman yaitu karena terkadang di
lingkungannya memang benar-benar nyaman , orang-orang nya asik, orang-orangnya
berbaur walau saya banyak diam sebagai pendengar,memiliki kesukaan dan hobby
yang sama,membuat nyaman.
Pada lingkungan kedua membuat tidak nyaman karena memang
orang-orangnya memang tidak membuat nyaman, sibuk sendiri, membicarakan hal-hal
pribadi yang hanya mereka saja yang tahu, kadang terkesan angkuh, dan terlalu
mencari perhatian sehingga tampak berlebihan.Biasanya hal ini terjadi karena di
lingkungan ini isinya kebanyakan adalah sahabatnya sendiri yang bukan merupakan
orang yang kita kenal dan tidak mau berbaur dengan yang lain.sehingga suasana
tampak membosankan bagi orang-orang yang jangkauan pembicaraannya hanya umum,
tidak melibatkan emosi seperti percakapan antarsahabat.
Topeng ..
Jadi setiap orang memiliki topeng, memiliki kepribadian
ganda ..
Menurutku, Semua orang mempunyai kepribadian yang berbeda
tergantung lingkungan nya,orang-orang dan di mana dia berada ..
Punya Pacar tapi Seperti tidak punya pacar
Di siang hari ini ,
Aku dan teman ku duduk di masjid agung menunggu adzan ashar
tiba,
Kami pun terdiam dengan pikiran masing-masing,
Melihat orang lalu lalang,
Tapi entah mengapa di antara orang-orang yang berseliweran,
mataku selalu tertarik pada para pasangan-pasangan sejoli,
Pikiranku pun membentuk kata-kata,
Aku : “gitu yah kalau punya pacar..” *ucapku*
Teman: “iyah, enak tau.. jalan-jalan bareng ..”
Melihat pasangan sejoli yang berjalan sambil sama-sama
tersenyum, ada yang berpegangan tangan sambil jalan, ada yang wajah nya sama
sama tersipu malu, ada yang cewek nya cantik dan cowok nya jelek, ada yang
sama-sama punya tampang oke…
Aku : “aku seumur hidup, selama punya pacar pasti seperti
tidak punya pacar ..”
Teman : “sama aku juga ..”
Aku : "Aku pernah dulu sekali punya pacar , tapi gak
jelas.. garing..bosan.. Pernah sih jalan bareng, tapi itu pun jalannya
ramai-ramai, gak pernah berduaan, karena aku gak mau juga sih berduaan.soal nya
nanti garing krik-krik..”
Teman : “sama aku juga , sekarang juga punya pacar tapi
seperti tidak punya pacar .Punya pacar tapi tetap merasa sendiri.”
Aku : “Punya pacar tapi masih galau saja ..”
Kembali ke pikiran masing-masing ..
Andai saja punya pacarnya seseorang yang benar-benar di
cintai, bagaimana ya rasanya . . .
Karena punya pacar yang bukan orang yang kiita sukai,
rasanya seperti tidak punya pacar..
Tidak ada rasa berharap, rasa ingin memiliki,hubungan itu
berakhir pun hanya biasa saja, tiada rasa ingin mempertahankan, tiada air
mata..
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)